Malam-malam kala mengingatmu hanya menuai caki maki pada sebuah kata kehilangan.
Keinginan kita, apa-apa yang telah kita rencanakan, mendekapmu lebih erat dalam bentuk pinangan berubah buram, menjadi kehendak pribadi sebab katamu temui yang lebih baik. Mempertontonkan aku sebagai tokoh yang egois, egois mempertahankan hubungan yang telah lama kita bina. jangan tanya aku masih dalam keadaan baik, detik sejak kepergianmu akulah makhluk yang paling binasa.
No comments:
Post a Comment